HOT NEWS

6/recent/ticker-posts

Penyebab Kiprok Sepeda Motor Rusak dan Gejalanya

loading...

Penyebab Kiprok Sepeda Motor Rusak dan Gejalanya. Kelistrikan merupakan salah satu bagian ter penting yang perlu diperhatikan pada sepeda motor. Untuk itu, kiprok adalah salah satu part yang berperan sangat penting pada sepeda motor.

Kalo bahasa teknik kiprok disebut sebagai regulator rectifier ini mempunyai peran vital dalam sistem kelistrikan kendaraan sepeda notor. Jika ingin mengetahui kegunaan kiprok, berikut penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Cara Kerjanya dan Fungsi Kiprok 

Banyak kegunaan kiprok pada kelistrikan sepeda motor. Peran kiprok adalah sebagai alat untuk menyearahkan arus (AC) bolak balik  menjadi arus (DC) satu arah. Nggak sampai di situ saja, komponen ini juga berperan sebagai penstabil arus listrik yang datang dari proses pengolahan listrik dari rotor (spul) dan stator (magnet).

Selanjutnya peran kiprok ini sangat penting, khususnya untuk motor injeksi. Karena kendaraan yang telah disematkan teknologinya itu sangat bergantung pada arus kelistrikan.

Injeksi

Begfitu penting kiprok untuk sepeda motor, terutama sepeda motor yang ber teknologi injeksi. Berhubungan cara kerjanya juga ndak beda jauh sama fungsi kiprok itu tadi. Komponen ini akan merubah arus AC menjadi DC. Selanjutnya kiprok juga akan bekerja buat menyetabilkan kalo arus DC nggak melebihi pengisian hingga 14,7 volt. Pada batas tersebut, tegangan DC tersebut disalurkan ke AKI sepeda motor.

Tandanya Kiprok Rusak

Apabila kerja kiprok terganggu atau sampai rusak, sudah pasti performa motor bakal menurun bahkan motor tidak bisa nyala sama sekali. Oleh karena itu bagian tersebut kudu diganti baru. Tapi sebenarnya kerusakan kiprok bisa dilihat dari beberapa gejala yang muncul.

Sering putusnya lampu motor. Jika kondisi seperti ini biasanya fungsi kiprok over charger. Karena kiprok sudah nggak bisa membatasi tegangan yang mengalir ke lampu.

Aki mudah tekor. Akibat kiprok rusak, maka kemampuannya dalam mensuplay arus ke aki tidak maksimal. Yang terjadi menjadi drop dan menyebabkan aki tekor.

Menyebabkan mesin brebet. Kondisi seperti ini ternyata bukan hanya karena busi atau piston yang rusak, namun kiprok pun juga bisa membuat hal demikian. Dikarenakan oleh tegangan yang masuk sudah nggak stabil.

Mesin nggak bisa menyala. Nah, jika sudah mengalami gejala-gejala di atas dan kiprok nggak segera diperhatikan atau diganti, yang terjadi motor enggak bisa dinyalakan. Kalo sudah terjadi, Sepeda motor kudu segera dilarikan ke bengkel terdekat.

Kenapa Bisa Rusak?

Ketika kerja kiprok tidak maksimal, maka efeknya juga akan mengganggu kinerja komponen yang lainnya. Yang terjadi kinerja motor menurun dan yang pasti enggak bakal nyaman saat dikendarai. Berhubungan dengan kiprok rusak, tentu banyak faktor penyebabnya.

Menyebabkan panas. Kerja kiprok bakalan rusak kalo part ini keseringan dalam kondisi panas. Umumnya hal ini tergantung dari penempatan posisi part yang satu ini. Akan terjadi kalo posisinya dekat sama radiator atau tempat di sepeda motor yang enggak begitu dapat pentilasi angin.

Aki motor. Untuk mendapatkan tegangan yang maksimal, aki kudu ditunjang sama koneksi arus maksimal. Kalo kualitasnya sudah buruk apalagi sudah rusak, maka yang akan terjadi kiprok bakalan bekerja keras dan menyebabkan komponen atu ini panas. Kalo terus-terusan seperti itu, lama-lama kerja kiprok loyo bahkan menyebabkan kerusakan.

Post a Comment

0 Comments